Lang

Cara Mengusap Perban


Dikatakan bahwa anggota yang diperban, pembasuhannya wajib diganti tayammum dan perbannya wajib diusap. Apakah dalam mengusap perban harus merata?
Jawab: Menurut pendapat yang kuat wajib merata, karena cara bersuci semacam ini merupakan dispensasi, sehingga harus dilakukan dengan maksimal, sebagaimana pengusapan dalam tayammum. Menurut pendapat yang lain, cukup mengusap sebagian perban, karena sama dengan mengusap khûf (alas kaki).
Referensi:

&    المجموع الجزء 2 صحـ : 367 مكتبة مطبعة المنيرية
قَالَ الْمُصَنِّفُ رحمه الله تعالى ( إذَا كَانَ عَلَى بَعْضِ أَعْضَائِهِ كَسْرٌ يَحْتَاجُ إلَى وَضْعِ الْجَبَائِرِ وَضَعَ الْجَبَائِرَ عَلَى طُهْرٍ فَإِنْ وَضَعَهَا عَلَى طُهْرٍ ثُمَّ أَحْدَثَ وَخَافَ مِنْ نَزْعِهَا أَوْ وَضَعَهَا عَلَى غَيْرِ طُهْرٍ وَخَافَ مِنْ نَزْعِهَا مَسَحَ عَلَى الْجَبَائِرِ لأنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم أَمَرَ عَلِيًّا رضي الله عنه أَنْ يَمْسَحَ عَلَى الْجَبَائِرِ وَِلأنَّهُ تَلْحَقُهُ الْمَشَقَّةُ فِي نَزْعِهَا فَجَازَ الْمَسْحُ عَلَيْهَا كَالْخُفِّ وَهَلْ يَلْزَمُهُ مَسْحُ الْجَمِيعِ أَمْ لاَ فِيهِ وَجْهَانِ ( أَحَدُهُمَا ) يَلْزَمُهُ مَسْحُ الْجَمِيعِ ِلأنَّهُ مَسْحٌ أُجِيْزَ لِلضَّرُورَةِ فَوَجَبَ فِيهِ اْلاسْتِيعَابُ كَالْمَسْحِ فِي التَّيَمُّمِ اهـ

Foto Profil /r/

Ditulis oleh /r/

Jurnalis dan Kontributor setia untuk rubrik ini. Terus menyebarkan literasi islami yang mencerahkan bagi umat.